Membangun lapangan basket yang benar bukan hanya soal mengecat garis — ada dimensi resmi yang ditetapkan FIBA dan harus dipenuhi agar lapangan layak untuk latihan maupun kompetisi.
Dimensi Utama Lapangan
| Ukuran | Standar FIBA |
|---|---|
| Panjang | 28 meter |
| Lebar | 15 meter |
| Tinggi ring | 3,05 meter |
| Jarak ring ke baseline | 1,575 meter |
Area Kunci di Lapangan
Garis Tiga Angka
- Radius 6,75 meter dari titik tengah ring
- Area lurus di sisi dekat baseline: 0,9 meter dari garis samping
Area Terlarang (Paint Area / Key)
- Lebar: 4,9 meter
- Panjang dari baseline ke garis lemparan bebas: 5,8 meter
Garis Lemparan Bebas (Free Throw Line)
- Jarak dari baseline: 5,8 meter
- Panjang garis: 3,6 meter
Lingkaran Tengah
- Radius: 1,8 meter
Zona Bebas (Clearance Area)
FIBA mewajibkan zona bebas di luar lapangan:
- Sisi samping: minimal 2 meter
- Belakang baseline: minimal 2 meter
Ini penting untuk keselamatan pemain agar tidak menabrak dinding atau tribun.
Papan Pantul
Spesifikasi papan pantul standar FIBA:
- Ukuran: 183 × 107 cm
- Material: akrilik transparan minimal 3 cm
- Jarak papan ke baseline: 1,2 meter
- Kotak inner (target): 59 × 45 cm, garis tebal 5 cm
Pencahayaan
Untuk kompetisi resmi:
- Lapangan indoor: minimal 1.500 lux (level kompetisi internasional)
- Lapangan sekolah/latihan: minimal 300–500 lux
Tips Praktis
Untuk sekolah yang tidak memerlukan standar FIBA penuh, dimensi minimal yang masih layak adalah 26 × 14 meter dengan tinggi ring tetap 3,05 meter. Garis tiga angka bisa menggunakan radius yang sedikit lebih kecil (6,25 meter) sesuai standar FIBA junior.
Referensi
- FIBA — Official Basketball Rules — Dokumen aturan resmi FIBA termasuk dimensi lapangan kompetisi
- FIBA Approved Equipment List — Daftar peralatan dan spesifikasi teknis yang disetujui FIBA
- PERBASI — Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia — Federasi basket nasional, standar lapangan untuk kompetisi dalam negeri

